Tips Jual Rumah Agar Cepat Laku di Depok

Tips-Jual-Rumah-Agar-Cepat-Laku-Di-Depok

Berkembangnya pembangunan hunian di area Jakarta terus bergeser ke arah wilayah seperti Tangerang Selatan dan Depok.

Berdasarkan data Rumah.com Property Index, kenaikan penjualan rumah di depok mencapai 8,1% dalam tiga bulan terakhir (Maret-Juli 2018). Sementara secara tahunan, kenaikannya mencapai 12%.

Agar penjualan perumahan di depok jadi lebih cepat dan mudah, dan tentunya dengan harga yang bagus sesuai pasaran di wilayah tersebut, simak strategi penjualan dari agen properti profesional berikut ini:

  1. Perhatikan Kelebihan dan Kekurangan Properti

Sebelum menjual rumah di depok, sebaiknya cek kembali keseluruhan kondisi rumah Anda, termasuk area plafon dan rangka rumah.

Hal ini sangat penting, karena kerusakan pada rumah sedikit saja dapat menurunkan nilai jualnya.

Sebaliknya, perbaikan yang dilakukan sebelum menjual properti rumah dapat mempertahankan harga atau bahkan mendongkrak harganya.

  1. Cek Harga Tanah di Kawasan Sekitar

Sebelum menjual rumah di depok, tentukan terlebih dahulu kisaran harga tanah, lakukan pengecekan terhadap Nilai Jual Objek Pajak atau NJOP di kawasan sekitar Depok.

Di dalam PBB yang Anda terima setiap tahunnya tertera informasi mengenai NJOP, baik tanah maupun bangunan.

Namun nilai pada NJOP biasanya hanya untuk menentukan nilai minimum penjualan. Umumnya orang akan menjual rumah dengan harga 3 kali lipat di atas NJOP.

Dan perlu diingat, semakin strategis lokasi rumah Anda maka harganya bisa berkali-kali lipat lebih besar dari nilai NJOP-nya.

Di kota Depok sendiri anda dapat melakukan pengecekan sendiri secara online melalui website kotadepok.go.id.

  1. Hubungi Agen Properti

Jika Anda tak ingin repot mencari pembeli rumah, anda dapat menggunakan jasa agen properti. Agen properti tentu lebih mengetahui dalam menentukan nilai jual rumah Anda.

Di wilayah Depok sendiri menjual rumah di Depok cukup banyak mendapat pesaing dari kompetitor perumahan lain, banyaknya rumah yang terdapat di perumahan elit Depok tentunya akan mempengaruhi cepat tidaknya rumah terjual.

Agen yang baik tidak hanya membantu Anda menentukan nilai jual rumah, tetapi juga akan membantu memasarkan rumah Anda.

Namun perlu dipertimbangkan bahwa jika Anda menggunakan jasa agen properti, perhitungkan juga komisi agen.

Normalnya agen akan meminta komisi penjualan sekitar 2,5% dari harga jual. dan sebaiknya tidak bernegosiasi dengan komisi agen.

Komisi yang kecil bisa berpengaruh pada kinerja dan kerjasama yang baik dengan agen. Jadi, untuk hasil yang maksimal, berikan komisi sesuai dengan kesepakatan.

Itulah beberapa trik jual rumah di Depok yang harus anda perhatikan, semoga artikel ini dapat membantu anda yang sedang mencari informasi tentang jual properti rumah di Depok.