Makna Hari Idul Adha Bagi Umat Muslim Di Seluruh Dunia

Makna-Hari-Idul-Adha-Bagi-Umat-Muslim-Di-Seluruh-Dunia

Hari Idul Adha adalah salah satu hari raya umat Islam yang diperingati pada tanggal 10 Zulhijah. Hari Raya Idul Adha juga sering disebut sebagai Hari Raya Haji karena tepat pada hari raya ini, kaum muslim di seluruh dunia sedang menunaikan puncak dari ibadah haji, yaitu wukuf di Padang Arafah.

Selain itu, Idul Adha juga disebut sebagai hari raya kurban, karena pada saat merayakan hari Idul Adha, umat muslim akan memotong hewan kurban dari jual sapi limosin setelah pulang sholat id. Hal ini dimaksudkan sebagai simbol ketakwaan umat muslim yang tidak melaksanakan ibadah haji.

Makna Hari Idul Adha

Sebagai salah satu hari raya umat muslim, Idul Adha tentunya memiliki makna yang sangat mendalam.  Makna dari Hari Raya Idul Adha salah satunya adalah pengorbanan yang bertujuan untuk menunjukkan keimanan kepada Allah SWT.

Hari Idul Adha adalah untuk memperingati sebuah peristiwa mengenai Nabi Ibrahim yang diperintahkan Allah untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail, yang saat itu masih berusia 7 tahun. Perintah ini didapat oleh Nabi Ibrahim melalui mimpinya pada suatu malam, lalu menyampaikannya kepada Nabi Ismail.

Setelah menyampaikan mimpinya, Nabi Ibrahim kemudian mendapatkan persetujuan dari Nabi Ismail untuk melakukan perintah tersebut. Setelah mereka bertawakal bersama-sama, dan menyerahkan segala sesuatu yang akan terjadi kepada Allah, Nabi Ibrahim pun memulai penyembelihan Nabi Ismail.

Ketika pisau yang digunakan hampir mengenai Nabi Ismail, Allah kemudian menurunkan firman-Nya dan menyuruh Nabi Ibrahim untuk menghentikan kegiatannya. Allah telah melihat kesabaran dan ketaatan Nabi Ibrahim beserta putranya, dan Allah meridhoi mereka karena telah memasrahkan dan bertawakal kepada-Nya.

Setelah itu, Allah menggantikan Nabi Ismail dengan seekor hewan ternak untuk disembelih oleh Nabi Ibrahim. Inilah alasannya mengapa pada saat Hari Raya Kurban, umat muslim akan melaksanakan penyembelihan hewan ternak di daerahnya masing-masing.

Dari kisah Nabi Ibrahim tersebut, kita dapat melihat bahwa Hari Raya Idul Adha memiliki beberapa makna, diantaranya adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah, melakukan pengorbanan atas dasar keikhlasan hati, dan bertawakal atas apapun cobaan yang diberikan Allah SWT.